APPLICATION OF INFORMATION LITERATION BASED METHODS IN LEARNING WRITING REPORT OBSERVATION
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Abbas, Saleh. 2006. Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif Di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.
Abel, Ann Todd. 2000. The Characteristic, Behaviirs, and Effective Work Environtments of Servant Leadrs: A Delphi Study. Virginia: Virginia Polytechnic Institute and State University.
Adam. 2009. Literasi Informasi. http://perpus.umy.ac.id/2009/02/19/literasiinformasi. Diakses pada tanggal 15 April 2019.
Advisory Committee On Information Literacy. (2011). Integrating Information Literacy Into The Curriculum. Consortium of National & Universitas Libraries. Retrieved from http://conul.ie/sub-committees-groups/teachingandlearning/committee-outputs/
Ahmad Rofi‟uddin dan Darmiyati Zuhdi. (1998/1999). Pendidikan Bahasa dan
SastraIndonesia di Kelas Tinggi. Jakarta: Rajawali.
Ahmad, Susanto. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Akhadiah, Sabarti dkk. 1993. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Arends, Richard. (2008). Learning to Teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arikunto, Suharsimi. (2006). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (edisi revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Atar Semi. (1993). Menulis Efektif. Padang: Angkasa.
Bawden, D. Information and digital literacy: a review of concepts, journal of Documentation: 2011.
Boeriswati, Endry.2012. The Implementing Model of Empowering Eight for Information. Literacy. US-China Education review. Vol. 7. Hal.650-661.http://files.eric.ed.gov/fulltext/ED535495.pdf. diakses tanggal 3 April 2019.
Buku Guru dan Buku Siswa Tema 2 Kelas 5 “Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan, 2017”.
Burhan Nurgiyantoro. (2001). Penilaian Bahasa dan Sastra (Edisi Ketiga). Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Bruce, C. (1997). The seven faces of information literacy. Adelaide: Auslib Press.
Cahyani, I dan Hodijah. (2007). Kemampuan berbahasa di sekolah dasar. Bandung. UPI Press.
Creswell, J., W., 2012, Research design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed; Cetakan ke-2, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W(2010). Research design. Jakarta: KIK Press.
Davis, R.H., Alexander, L.T. and Yelon, S.L. (1974). Learning System Design: An Approach to The Improvement of Instruction, Michigan State University:McGraw Hill Book Company.
Davis, J Charles and Shaw Debora. (2011). Introduction to Information science and technology. American Society for Information science and technology. Information Today: New Jersey.
Delisle, R.1997. How to Use Problem-Based Learning in The Classroom. Dalam Abidin.2014. desain Sistem Pembelajaran Dalam Konteks Kurikulum 2013. (hal.162). Bandung: Refika Aditama.
Dewey, John (1961). Democracy and Education. united States. Tersedia dalam: wikisource.
Doyle, Christina.1992. Outcome Measures for Information Literacy within the National Education Goals of 1990. Final Report to National Forum on Information Literacy. Summary of Findings.
http://www.eric.ed.gov/ERICWebPortal/contentdelivery/servlet/ERICServlet?accno=ED351033. Diakses pada tanggal 26 April 2019.
Djamarah, Syaiful Bahri, 2000. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Frankel, J. P & Wallen N.E (2008). How to design and evaluate research in education. New York:McGraw-Hill Companies.Inc.
Greenwell, S (2016). Using the I-LEARN Model for Information Literacy Instruction. Journal of Information Literacy, 10(1), hlm. 67-68. http://dx.doi.org/10.11645/10.1.2045
Hancock, Vicki E. 2004. Information Literacy for Lifelong Learning. (online). http://www.libraryinstruction.com/information-literacy.html. Diakses pada tanggal 15 April 2019.
Hardini, Isriani, dan Dewi Puspitasari. 2012. Strategi Pembelajaran Terpadu (Teori, Konsep & Implementasi). Yogyakarta: Familia (Group Relasi Inti Media).
Haryadi dan Zamzami. (1996/1997). Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta: Dirjen Dikti.
Helm, Judy Harris & Katz, Lilian. (2011). Young investigators: The Project Approach in the early years. Second Edition. Teachers College, Columbia University.
Hosnan (2014). Model discovery learning. Diakses dari halaman web tanggal 12 April 2019 dari:eprints.ums.ac.id/34435/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam
pembelajaran abad 21: Kunci Sukses Implementasi Kurikulum 2013. Bogor: Ghalia Indonesia.
Inskip, C. (2015). Information Literacy in LIS Education: Exploring the Student View. Journal of information Literacy, 9(2), hlm. 94-110.
http://dx.doi.org/10.11645/9.2.1977
Irin Widayati, 2012. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Literasi Finansial Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Jurnal Akuntasi dan Pendidikan, Vol. 1 No. 1,89-99.
Joyce, Bruce, Marsha Weil dan Emily Calhoun. (2009) Models of Teaching (Model-model Pengajaran Edisi Kedelapan). Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Kemendiknas.2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional.
Kuhlthau, C. (1991). Inside the Search Process: Information Seeking From the User‟s Perspective. Journal of the American Society for Information Science, 42(5), hlm 361-171. http://doi.org/10.1002/(SICI)1097-
(199106)42:5%3C361::AID-ASI6%3E3.0.CO:2-#
Kusmayadi. 2007. Menumbuhkan Kepercayaan Diri Siswa. Tersedia pada: http://www.lazuardi-gis.net/Article. Diakses 24 April 2019.
Lloyd, A. (2003). Information Literacy: the meta-competency of the knowledge economy? An exploratory paper. Journal of librarianship and Information Science, 35(2), hlm.87-92. http://doi.org/10.1177/0961000603352003
Masitoh, 2005. Strategi Pembelajaran TK. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
McMillan, James H & Sally Schumacer (2009) Research in Education 4th edition. Penelitian dalam pendidikan. New York: Addison Wesley Longman inc.
Muchlisoh, dkk. (1994) Pendidikan Bahasa Indonesia. Jakarta: Universitas Terbuka.
Mulyati, Yeti (1998). Keterampilan Berbahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Nana, Sudjana. 1999. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung:
SinarBaru.
Nurgiyantoro, B. (2010). Teori kajian fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada Press.
Pattah, S. H (2014). Literasi Informasi: Peningkatan Kompetensi Informasi dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Ilmu perpustakaan & kearsipan khizanah al-hikmah, 2(2) hlm. 117-128
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Permendikbud No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Jakarta: Permendikbud.
Reitz. (2015). Dictionary for Library and Information Science.
Resmini, N., dan Dadan J. (2010). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Tinggi. Bandung: UPI Press.
Sanjaya, Wina. 2006. “Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan”. Bandung: Kencana.
Samiadji. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IVSDN Jemurwonosari li/525 Surabaya. Jurnal Unesa. Vol. 1 No.1
Sofa. (2008). Pembelajaran Menganalisis Teks. Bandung: Pustaka Setia
Shao , X. and Purpur, G. (2016) „Effects of Information Literacy Skills on Student Writing and Course Performance‟, Journal of Academic Librarianship. Elsevier B.V.,42(6),PP.670-678.doi:10.1016/j.acalib.2016.08.006. Diakses
tanggal 28 April 2019 melalui:
http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0099133316301756.
Shapiro, L.E. 1999. Mengajarkan Emotional Intellegence pada Anak. Jakarta: PT. Citra Angkasa.
Sukardi. 2013. Metode Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Suparno & Mohamad Yunus. (2008). Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.
Suriamiharja, dkk. (1997). Petunjuk Praktis Menulis. Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud.
Tarigan H. G (2008). Menulis (sebagai suatu keterampilan berbahasa). Bandung Angkasa.
The Liang Gie. (2002). Terampil Mengarang. Yogyakarta: Andi.
Tridjata, S. (2002). Mainan Pendidikan sebagai Media Ekspresi Kemampuan Kreatif Anak. ITB Central Library. UNESCO. Development of information literacy: through school libraries in South East Asia Countries, Bangkok: UNESCO, 2005.
Warsono & Hariyanto. (2013). Pembelajaran Aktif: teori dan asessmen. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Wijetunge, Pradeepa & Alahakoon, UP. (2005). Empowering 8: the information Literacy model developed Sri Lanka ti underpin changing education paradigms of Sri Lanka. Sri Lanka Journal of Librarianship & Information Management, 1(1), 31-41.
Zurkowski, P. (1974). The information service environment: Relations and priorities (Related Paper No. 5). Washingtong, D.C: National Commission on Libraries and Information Science. Sumber dari Internet http://repository.upi.edu/1995/4/T_PD_1009566_Chapter1.pdf. Diakses 29 April 2019 Pukul 13.30 wib https://eprints.uny.ac.id/13241/1/BAB%20I.pdf. Diakses 29 April 2019 Pukul 13.30 wib
Refbacks
- There are currently no refbacks.